![]() |
| Keresahan terkait kelangkaan gas LPG 3kg. (Ilustrasi AI) |
Jombang, Peterongan Viral - Kabar mengenai kelangkaan LPG 3 kilogram di Jombang belakangan ramai diperbincangkan. Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut di tingkat pengecer. Bahkan, tidak sedikit yang harus berkeliling ke beberapa warung hanya untuk memperoleh satu tabung LPG.
Menanggapi hal ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) membantah adanya kelangkaan secara menyeluruh. Pihaknya menegaskan bahwa stok LPG 3 kg sebenarnya masih tersedia, namun distribusinya mengalami kendala di lapangan.
Baca Juga: Terungkap! Identitas Pria Tewas di Sungai Megaluh Jombang, Luka Leher Jadi Sorotan
Perbedaan antara pernyataan pemerintah dan kondisi yang dirasakan masyarakat memicu polemik. Warga menilai LPG memang sulit didapat, sementara pemerintah menyebut pasokan tetap aman.
Sejumlah pengecer mengungkapkan bahwa pasokan yang mereka terima kini jauh berkurang. Jika sebelumnya bisa menerima puluhan tabung, kini jumlahnya menurun drastis sehingga cepat habis. Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat pasca momen hari raya.
Selain itu, distribusi dari agen ke pengecer yang tersendat turut menjadi faktor utama. Keterlambatan pengiriman membuat stok di beberapa titik kosong untuk sementara waktu. Akibatnya, masyarakat kesulitan mendapatkan LPG meski secara keseluruhan stok masih ada.
Baca Juga: KPK Boyong 13 Orang ke Jakarta Usai OTT Bupati Tulungagung, Dugaan Suap Menguat
Situasi ini juga berdampak pada harga jual di lapangan. Di beberapa tempat, harga LPG 3 kg dilaporkan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), meski tetap dibeli warga karena kebutuhan mendesak.
Disdagrin mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah juga berjanji akan terus memantau distribusi agar kembali normal. Namun, masyarakat berharap ada langkah nyata agar pasokan benar-benar merata dan mudah diakses.
